“MUDIK vs PULANG KAMPUNG”(dua kata SEXY unt diperdebatkan/diolok-olok?)

Menjadi tertarik untuk merenungkan dua kata yang bagi orang berfikir negatif..adalah “SAMA SAJA ARTINYA”…sehingga menjadi senjata baru untuk mengolok-olok oposantnya…mwnjadi makanan empuk unt dikembangkan dan diviralkan yang mungkin opininya itu BETUL?…tapi….bagi orang2 yang coba memahami apa yg dikatakan oleh Bung Karno”Jadilah Subyek yang Obyektif..JANGAN..Obyek yang Subyektif”..mwnjadi tertarik untuk dipahami apa beda atau makna sesungguhnya dari kedua kata itu….mungkin kedua kata itu tidak ada di kamus besar bahasa Indonesia tapi menjadi populer bahkan layaknya sudah membudaya…Mari kita coba pahami satu persatu:

Isitlah “MUDIK”

berasal dari kata Udik…setara dg kampung halaman…tapi lalu Udik dipakai setiap saat orang mau kembali ke kampung halaman disaat ingin bersilaturahmi dwngan orang tua..sausara sekandung..kerabat…terutama disaat merayakan hari raya LEBARAN….setelah itu..biasanya 1-2minggu….mereka kemvali ke tempat semula..yg sudah menjadi tempat mereka hidup..mencari nafkah..menjalani hidup dan kehidupannya bersama keluarga inti mereka.

-“PULANG KAMPUNG”…..bisa dimaknai unt kembali ke kampung halaman..untuk berkarya…atau sebaliknya…kembali ke kamoung halaman untuk menghabiskan waktu setelah purna bhakti…

Saat ini..banyak anak2 muda.dan sarjana…yang baru beberapa tahun bekerja di kota..merasa dan menyadari…dari padaa mereka bekerja unt mwbesarkan kaum kapitalis..lebih baik mereka..kembali ke kampung halamannya..membangung desa dwngan keilmuan dan keahliannya serta pengalamannya…bahkan orang tuapun..menghabiskan masa pensiunnya..untuk kembali ke kampung halamannya…unt memberikan pengalamannya kpd pemuda2 kampung unt membangun desanya….

Hikmah musibah COVID-19..&..perdebatan MUDIK&PULANG KAMPUNG…MUNGKIN bisa dijadikan gagasan atau wacana unt MEMBERDAYAKAN masyarakat DESA dengan MEMBERDAYAKAN BUDAYA mereka..yaitu BUDAYA PERTANIAN….karena sesungguhnya KEKUATAN EKONOMI yang HAKIKI..terutama untuk INDONESIA SEJATINYA adalah PERTANIAN(PETERNAKAN&ERIKANAN)….oleh karena itu..sambil mengejawantahkan sila ke-5..KEADILAN SOSIAL bagi seluruh rakyat Indonesia….mendorong rural ecomony sebagai kekuatan ekonomi baru ….menuju ekonomi syariah sesungguhnya atau ekonomi berkeadilan.

SEMOGA YAH!….

MERDEKA….MERDEKA…MERDEKA..!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *