“JANGAN PANIK..TETAP WASPADA”

“JANGAN PANIK..namun…TETAP WASPADA” (drh.Olan Sebastian & dr.Gunawan) Pengalaman pribadi ini sengaja saya bagikan kepada sahabat agar TIDAK PANIK..namun TETAP WASPADA.

Berawal dari putri saya yang batuk2 bbrp hari tidak sembuh..lalu saya bawa ke dokter.yang adalah sahabat dekat bahkan bisa dibilang jadi dokter keluarga…tgl.11Maret’2020…karena saat itu sudah mulai heboh dengan virus CORONA…..dokter menyarankan langsung periksa darah melihat gambaran lab terutama HsCRP..sebagai indikator peradangan ..batas normal:>10…sambil juga melihat kondisi paru2..melalui foto rongten…..sore hasil darah didapat dg HsCRP:9,35..dokter menyarankan rontgen serial..maksudnya bbrp kali unt melihat perkembangan gambaran Paru2nya… Saya dan putri saya ke RS.di. bintaro…namun karena saat itu belum ada SOP(Stand.Op.Pros..)maka RS membuat kebijakan ..menerima pasien diluar pintu gerbang RS..disitu ada petugas yg mencatat riwayat sakit,mengukur suhu tubuh….saya dithermoscan juga zetelah parkir kendaraan…tapi…sekali lagi…karena belum ada SOP…putri saya tidak dijinkan uny foto rontgen….oleh si penerima pasien diluar gerbang…walaupun saya ceritakan bhw..rontgen itu sifatnya serial..bbrp kali..hanya early warning saja….karena kita berdua..walaupun berbeda pasien(pasien saya:hewan!)tapi prinsip kehati2an harus dijalankan agar tidak salah mendiagnosa….saya minta bicara dg dokter jaga..tetap ditolak…..bahkan dirujuk ek RS persahabata atau RSPI atau RSPAD…..waduhhhh…..saya mulai berpikir….ini pasti misLEAD..mispersepsi..atau ada hal lain yg saya tidak tahu. Tapi sahabat saya yang dokter tetap menyarankan saya unt melakukan rontgen….saya khawatir..kalau sudah seperti itu..jangan2..malah putri saya dilockdown dirumah sakit.padahal saya yakin..putri saya hanya batuk saja..dan saya yakin bahwa..1). penularan dan penyebaran COVID-19 ini masih melalui DROPLET.2).virus hanya bisa berbiak di cell tubuh terutama di selaput lenidr hidung..mulut dan mata…bukan melalui.. Lalu saat ketiga kalinya ..sahabat saya menanyakan hasil rontgen..saya berterus terang bhw saya khawatir jangan samoai salah persepsi..menjadi ODP..lalu saya kasih usul..apa gak sebaiknya..kita periksa darah lg..melihat level HsCRPnya?..dan puji Tuhan..diapun mau usulkan hal yang sama..jadi saya ajak putri saya unt test darah..dan hasilnya..turun ke level:6,35….dan saya memutuskan dengan minta ijin ke sahabat saya…unt setuju putri saya istirahat dirumah….dgn cefadroxyl..vit.C..dan minum air rebusan jahe kencur…. Hari kehari….istirahat total dirumah…makan secukupnya…minum obat dan vitamin..dan minuman herbal..selalu memakai masker!…seminggu berlalu..minggu kedua..ketiga..dan sekarang persis sebulan sudah sehat ceria..bekerja normak dirumah… Intinya adalah TIDAK PANIK namun TETAP WASPADA. SIAPKAN setiap saat agar TUBUH TETAP SEHAT….VIRUS PASTI SEKARAT.. -PAKAI MASKER -CUCI TANGAN -JAGA JARAK #BERSAMA KITA BISA MELAWAN COVID-19 –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *