“HIKMAH DIBALIK MUSIBAH COVID-19”

(permenungan,bintaro,24Maret 2020 @01.00)

COVID-19 awalmya diramaikan dengan panggilan CORONA..dan berawal di Wuhan,China….dan ternyata mendunia…dari Asia..eropah bahkan ke America..beragam cara mengatasi virus CORONA ini untuk mengendalikan baik penularan maupun penyebarannya.

Begitu besar..bahkan AMAT BESAR….akibat yang ditimbulkan oleh virus ini….mulai dari ekonomi..sosial.bahkan politik…dan berbagai cara dilakukan oleh masing2 pemerintah yang disesuiakan dengan kondisi dan tingkat penyebarannya…beberapa negara melakukan isolasi yg dikenal sebagai”LOCKDOWN”….beberapa ada yg menutup sebagian.

Indonesia yang berlandaskan PANCASILA denga sila pertama KETUHANAN YANG MAMHA ESA…..benar2 diuji KETAHANAN nya..dengan tidak melakukan “LOCKDOWN”..tapi..melakukan apa yg disebut sebagai”SOCIAL DISTANCING..dengan segala pertimbangannya….dari mulai merumahkan pekerjaan dan pelajaran(stay at home) hingga pada hal yang sangat SENSITIF dimata masyarakat yaitu”HAK BERIBADAH”…disamping masalah ekonomi yang turun drastis…..pusat perbelanjaan tutup,sekolah diliburkan..kontak sosial diputus…hidup terasa aneh….tiba-tiba bingung..karena hari-hari dirumah…tanpa aktifitas normal…senin..selasa..rebo.kemis…dan jumat..sebagai hari yang baik bagi saudara kita umat Muslim …saat membayangkan apa yang akan terjadi saat mereka tidak melaksanakan ibadahnya?….apa yang dirasakan oleh saudara2 kita umat..muslim…..dan tiba saatnya…..hari minggu..hari ibadah bagi umatKatolik&Protestan.

Awalnya biasa saja..mempersiapkan segala sesuatu sesuai anjuran Gembalanya masing2…tapi saat ibadah dimulai…..ada perasaan hati yang gelisah….berusaha unt memahami..lalu pikiran mulai kemana2.

Sebuah peristiwa AKBAR…..yang belum pernah terjadi didalam hidup berIMAN….kita dipaksa untuk melaksanakannya tanpa usaha protes atau mengeluh..bahkan umat Hindu pun akan mengalami hal yang sama dwngan tidak melakuman kegiatan upacara keagamaan sehari sebelum hari raya NYEPI.

TUHAN mengajak kita untuk melakukan permenungan melalui wabah COVID-19.

Mungkin TUHAN mengajak kita merenungkan arti Rumah Ibadah yang sesungguhnya…..bukan sekedar sebuah bangunan megah…tapi lebih daripada itu…rumah ibadah didalam hati kita masing2…kita diajarkan unt lebih sakral mengikuti ibadah liwat live streaming…sejak persiapan ibadah..hingga ibadah ditutup….kita mengikuti tahapan2 yang mubgkin selama ini…terganggu oleh situasi ruangan ibadah..panas..tetangga depan..ngobrol..samping kipas2..dan main hp…walau masih ada sesuatu yang hilang..terutama umat katolik saat komuni yang tidak ada.

TUHAN mengajak kita untuk memasuki era baru..era Milenial…..tidak hanya sektor ekonomi…tapi juga budaya…politik..dan sekarang TUHAN mengajak kita beribadah di Era Milenial…dimulai dengan penggalangan dana,donasi dll memakai mesin EDC…mungkin akan ada era memakai cara bayar non tunai lain(OVO,gopay,linkaja)…

Mungkinkah kita melanjutkan tatacara ibadah dengan live streaming??…MUNGKIN IYA….buat para umat senior…umat yang sakit tidak sanggup ke rumah ibadah…yang oleh sesuatu hal..harus tinggal dirumah….

Ternyata TUHAN mengajak kita untuk SIAP MENGIKUTI PERUBAHAN JAMAN…& SIAP MASUK KE ERA DIGITAL…KE JAMAN MILENIAL..

Bagaimana menurut Bro & Sister?….silahkan ber KONTEMPLASI….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *