“BERBEDA & TETAP BERSAUDARA”

Saya dilahirkan dari ayah pegawai negeri dan ibu rumah tangga yg fokus membesarkan dan mendidik anak2nya yg berjumlah 9(sembilan)orang….saat itu..terutama pegawai negeri berpendapat…..banyak anak banyak rejeki….minimal 117kg beras setiap bulan sudah dijamin..(jatah ayah:17kg…dan jatah keluarga lain 10kg/kepala).

TUHAN sungguh baik….dengan rencanaNYA ..menciptakan manusia bukan unt kesusahan..bukan untuk kesengsaraan…tapi untuk dama sejahtera…..dan kalau ada orang yang merasa susah..sulit…pasti TUHAN sedang mendidik dia unt dimampukan mendapatkan Damai sejahtera…

Dengan berkat bulanan orang tua …kami ditumbuhkembangkan oleh seorang ibu yang tidak sekolah…..namun dgn naluri seorang Ibu…dan pasti adalah rencana TUHAN kami tumbuh dewasa….namun..didalam perjalanan kedewasaan…mama(panggilan sehari2 unt ibu!)dipanggil Sang Khalik…dan bersamaan dengan itu…kami…anak2nya sudah dewasa…sudah mampu untuk memilih yang terbaik untuk hidup dan kehidupan kami..terutama hidup kerohanian kami.

Lebih dari 30tahun …didalam 9 kakak beradik ….6 anak memilih hidup damai dan sejahtera dgn Iman Moslem nya..dan 3 anak memilih hidup damai dan sejahtera dgn Iman Katoliknya.

Persaudaraan ini terus terpupuk…..saat kita saling berkunjung kerumah masing2…kebetulan sebagian punya hobby yang sama….bermain volley..dan bermusik…saat pertandingan persahabatan…saat pertandingan 17an…..kita mampu membuat satu team volley…….atau..saat kunjungan kerumah…san kebetulan saya mempunyai 1 set alat band….kota bermusik ria…dan disela2…saat kewajiban Iman…kita break..unt menjalankan keimanan kita(sholat,misa !)…&..

Sangat terasa dan berkesan…menjwlang Idul Fitri…..saya dan kel kecil saya…sudah merencanakan…berangkat dr rumah..jam 08.00….mulai berkunjungan ke saudara tertua(atau yg dituakan)….dari rumah ke rumah…ketuoat lebaran..kueh biji ketapang dan kacang goreng….kadang dodol betawi…disantap..dan kembali kerumah menjelang malam…dgn bingkisan ketupat.dan sayurnya..juga.rendang…unt kita lanjutkan hingga 2-3hari baru habis dinikmati

Namun…sejalan dengan waktu……satu persatu…..Atas Kehendak sang Khalik….kakak…dan adik…dipanggil keharibaanNYA…..dan sudah 2 kali Hari yang Fitri diisi dengan ucapan Minal Aidin Wal Faidzin melalui wa-call….namun..PERSAUDARAAN ini TIDAK AKAN & TISAK PERNAH LUNTUR….walau kami BERBEDA..

Selamat Hari Raya IDUL FITRI 1 SYAWAL 1442H…MINAL AIDIN WAL FAIDZIN….MOHON MAAF LAHIR & BATHIN..

(Bintaro,15-05-2021,sabtu 1050)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *